8 Agu 2016

Permainan Khas Indonesia yang Unik Untuk di Mainkan


salam merdeka !!
indonesia begitu kaya akan budaya, lagu, makanan, kehidupan sosial serta yang tak luput adalah permainan tradisionalnya. indonesia memiliki banyak permainan tradisional, di setiap daerah indonesia memiliki sebutan dan permainan yang berbeda. di tengah arus teknologi yang begitu kencang tak jarang generasi muda beralih pikiran untuk mimilih permaian modern. generasi muda saat ini cenderung lebih antipati dan lebih asing dengan lingkungan terdekat. mari kita simak apa saja jenis permainan tradisional indonesia

1. Petak Umpet


petak umpet adalah  permainan yang menggunakan sistem, satu orang mencari temannya yang bersembunyi. dalam hitungan tertentu seorang di tunjuk sebagai pencari sedangkan temannya yang lain bersembunyi. serunya permainan ini adalah ketika anggota terakhir yang di cari begitu lama. bahkan tak jarang bila permainan ini berisi anggota yang cukup iseng, permainan berubah membingungkan ketika anggotanya pulang bukan hanya sembunyi. seru kan.

2. Lompat Tali


Lompat tali adalah permainan tradisional yang melibatkan 3 orang atau lebih. media yang di gunakan cukup sederhana yaitu seutas tali atau karet gelang yang di susun sedimikian rupa membentuk tali. 2 orang bertugas sebagai pemegang tali sementara 1 orang lainnya bertindak sebgai pelompat. umumnya lagu terlantun mengiringi permainan tersebut. semakin lama levelnya pun semakin naik, tali yang di pegang semakin tinggi dan pelompat pun harus semakin cekatan melewati tali tersebut.

3. Egrang


Egrang atau jangkungan adalah galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Egrang berjalan adalah egrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal. Di dataran banjir maupun pantaiatau tanah labil, bangunan sering dibuat di atas jangkungan untuk melindungi agar tidak rusak oleh air, gelombang, atau tanah yang bergeser. Jangkungan telah dibuat selama ratusan tahun.
Egrang di Indonesia biasa dimainkan ataupun dilombakan saat peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus. Egrang dengan versi lain juga dimainkan pada saat upacara sunatan.

4. Kelereng 

dengan menggunakan bola kaca berukuran mini anak anak menggunakan adu ketangkasan menembakkan bola mini ke target. permainan ini di mainkan 2 orang atau lebih. terdapat variasi tertentu untuk permainan ini dari mulai adu ketangkasan memasukkan ke lobang kecil sampai ketangkasan menembakkan kelereng ke target kelereng tertentu. permainan di jawa timur berbeda cara bermainnya dengan daerah jawa tengah atau daerah lainnya. adaptasi dari permainan ini begitu menyenangkan.

5. Gatrik
Permainan ini menggunakan alat dari dua potongan bambu yang satu menyerupai tongkat berukuran kira kira 30 cm dan lainnya berukuran lebih kecil. Pertama potongan bambu yang kecil ditaruh di antara dua batu lalu dipukul oleh tongkat bambu, diteruskan dengan memukul bambu kecil tersebut sejauh mungkin, pemukul akan terus memukul hingga beberapa kali sampai suatu kali pukulannya tidak mengena/luput/meleset dari bambu kecil tersebut. Setelah gagal maka orang berikutnya dari kelompok tersebut akan meneruskan. Sampai giliran orang terakhir. Setelah selesai maka kelompok lawan akan memberi hadiah berupa gendongan dengan patokan jarak dari bambu kecil yang terakhir hingga ke batu awal permainan dimulai tadi. Makin jauh, maka makin enak digendong dan kelompok lawan akan makin lelah menggendong.

6. Ular Naga

Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK - SD).


Cara Bermain: 


Anak-anak berbaris bergandeng pegang 'buntut', yakni anak yang berada di belakang berbaris sambil memegang ujung baju atau pinggang anak yang di mukanya. Seorang anak yang lebih besar, atau paling besar, bermain sebagai "induk" dan berada paling depan dalam barisan. Kemudian dua anak lagi yang cukup besar bermain sebagai "gerbang", dengan berdiri berhadapan dan saling berpegangan tangan di atas kepala. "Induk" dan "gerbang" biasanya dipilih dari anak-anak yang tangkas berbicara, karena salah satu daya tarik permainan ini adalah dalam dialog yang mereka lakukan. 
Barisan akan bergerak melingkar kian kemari, sebagai Ular Naga yang berjalan-jalan dan terutama mengitari "gerbang" yang berdiri di tengah-tengah halaman, sambil menyanyikan lagu. Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan berjalan melewati "gerbang". Pada saat terakhir, ketika lagu habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan 'ditangkap' oleh "gerbang".
Setelah itu, si "induk" --dengan semua anggota barisan berderet di belakangnya-- akan berdialog dan berbantah-bantahan dengan kedua "gerbang" perihal anak yang ditangkap. Seringkali perbantahan ini berlangsung seru dan lucu, sehingga anak-anak ini saling tertawa. Sampai pada akhirnya, si anak yang tertangkap disuruh memilih di antara dua pilihan, dan berdasarkan pilihannya, ditempatkan di belakang salah satu "gerbang".
Permainan akan dimulai kembali. Dengan terdengarnya nyanyi, Ular Naga kembali bergerak dan menerobos gerbang, dan lalu ada lagi seorang anak yang ditangkap. Perbantahan lagi. Demikian berlangsung terus, hingga "induk" akan kehabisan anak dan permainan selesai. Atau, anak-anak bubar dipanggil pulang orang tuanya karena sudah larut malam.

7. Bola Lumpur
pernah memainkan sepak bola? bayangkan kini bukan lapangan atau tanah kosong yang menjadi media anda, 

7 Agu 2016

Tembakau di tengah masa Kolonial

 


Tembakau adalah sebuah harta karun tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Masuknya pertama kali di Indonesia dimulai ketika belanda memijakkan kaki. Tembakau yang semula di gunakan sebagai project prototype tanpa di sangka menjadi komoditi yang tumbuh subur di tanah Indonesia. Laporan tertulis yang di sampaikan oleh peniliti dan pengembang belanda bersambut baik, pihak kerajaan belanda terus mengirimkan support secara besar besaran. Kondisi ini juga di tambah oleh belanda yang mulai menduduki daerah inti di Indonesia.

                Tembakau memang di nilai sebagai daun emas oleh negeri negeri di dunia. Rokok saat itu merupakan hal wajib bagi sebagian orang di dunia. Rokok terus saja di produksi sebagai penyuplai media perang. Aneh memang mengapa rokok menjadi “ penyuplai” media perang? Pada saat itu semua tentara terlihat lebih garang dan tidak merasa suntuk dalam kondisi bersiaga bila menyalakan rokok. Medan pertempuran perang dunia kedua menjadikan ladang harta bagi perusahaan penyuplai perangkat perang. Perusahaan yang memproduksi seragam tentara menjadi bermunculan, perusahaan yang memproduksi senjata menjadi seketika kebanjiran permintaan saat itu, bagaimana dengan tembakau? Tentu saja rokok yang mereka sulap menjadi mesin uang. Perusahaan yang memproduksi rokok saat itu di prakarsai oleh kerajaan belanda, kerajaan inggris, serta perusahaan swasta. Rokok menjadi media perang paring laris dan paling penting. Harga yang cenderung murah serta banyaknya peminat menjadikan rokok menempati peringkat pertama dalam hal penjualan. Rekor ini Nampak dalam sebuah catatan petinggi VOC ( perushaan dagang belanda ) selongsong peluru berbading dengan 350 batang rokok. Sungguh angka fantastis untuk saat itu, setiap hari pemerintah dari Negara yang bersengketa mengirimkan rokok pada tentaranya hanya demi alas an tentaranya bergerak prima dan semangat membela negerinya.



                Tembakau pada masa perang dunia kedua sungguh menjadi penyuplai utama bagi kerajaan belanda. Kerajaan belanda yang memiliki perusahaan dagang mampu memenuhi peralatan perang tentaranya cukup dari penjualan komoditas tembakau saja. Harga peralatan tempur termasuk senjata artileri pesawat serta senjata perorangan di beli dengan mudahnya oleh kerajaan belanda. Padahal kita tahu pada masa perang semua peralatan perang melambung tinggi.  Itu masih belum termasuk biaya pengiriman dari Negara produsen senjata menuju daerah yang akan di kirim saat itu. Semua di tangani hanya lewat penjualan produk tembakau berupa rokok saja.

                Tembakau pada masa kolonial belanda di Indonesia merupakan hal yang di proritaskan. Bersaing dengan komoditas rempah rempah dan hasil lainnya tembaku menyita lahan paling besar saat itu. Tak jarang pada saat itu banyak bermunculan berbagai jenis tembakau, pemerintah belanda sengaja ingin menjadikan Indonesia sebagai lahan bisnis mereka untuk tembakau ini, maka di datangkanlah berbgai jenis varietas tembakau dari belahan dunia lainnya. hasilnya begitu mengejutkan semuanya tumbuh sempurna meski sebgaian terdapat kegagalan juga. Ini tentu di pengaruhi oleh tanah subur Indonesia.

       indonesia begitu luar biasa , segala jenis tumbuhan bisa dengan subur berdampingan hidup dengan manusianya. tak salah bila banyak negara memperebutkan indonesia atas nama dagang dan mencari keuntungan. rokok telah melewati masa tertentu yang cukup lama. rokok dan tembakau pun memiliki kisah suka duka di negeri indonesia. untuk saat ini tembakau mengalami penurunan signifikan. di daerah tertentu di indonesia tembakau telah di babat menjadi tumbuhan lain. negeri yang dahulunya di sebut sebagai negeri daun emas karena tembakaunya yang begitu melegenda kini sepertinya tak di yakini lagi.

ketidak sepahaman pemikiran ini di manfaatkan oleh berbagai pihak luar yang tidak ingin menjadikan indonesia sebagai negara yang maju dan mampu dengan hasil alamnya. padahal jika kita melihat pada masa kolonial belanda, kerajaan belanda mampu dan sangat yakin sekali membeli perangkat perang yang saat itu begitu mahal. ini terjadi begitu nyata. belakangan ini banyak gerakan yang begitu memusuhi tembakau. padahal begitu banyak manfaat tembakau yang masih belum tergali dan yang pasti tembakau tak selalu di jadikan sebagai rokok. generasi muda indonesia di tuntut untuk cerdas, tak semestinya berita yang berkembang di telan begitu saja. seandainya pada masa saat ini semua masyarakat bersinergi dengan pemikiran tembakau tak selalu di gunakan sebagai rokok mungkin indonesia sudah bisa mengekspor lebih banyak temakau kualitas terbaik. pada kenyataannya jumlah ekspor kita meningkat pertahun namun tembakau yang di ekspor semakin menurun.
semoga tulisan sederhana ini sedikit mengetuk hati kita, ternyata indonesia di karuniai isi alam yang luar biasa.

                

6 Jun 2016

Mengenal Indonesia dan rekan Ekspor tembakau nya






Indonesia adalah Negara yang
penuh anugerah akan segala
hal, berbagai hasil alam
melimpah ruah dan tumbuh
subur di Negara ini. Mayoritas
penuduk Indonesia bergerak
dalam bidang pertanian. Ilmu
pertanian seian hari telah
berkembang sedemikian rupa
di Indonesia. Banyak yang
mengakui keunggulan bangsa
Indonesia ini dalam hal hasil
buminya, wajar bila dalam
komoditas tertentu bangsa
Indonesia memiliki langganan tetap untuk kegiatan ekspor atau berdagang. Tembakau adalah komoditas yang memiliki pelanggan tetap setiap
tahunnya.

Indonesia dan tembakau merupakan sebuah kesatuan bagi Negara lain, ibarat sebuah hutan dan hujan Indonesia dan tembakau 􀀘dak dapat di
pisahkan. Tiap tahunnya Indonesia memiliki pelanggan yang bertambah di bidang ekspor tembakau, ini membuk􀀘kan bahwa tembakau Indonesia
memiliki daya saing internasional. Di eropa Indonesia memiliki pelanggan tetap seper􀀘 inggris,belanda, serta beberapa Negara lainnya. Di kancah
Asia Indonesia memiliki pelanggan tetap seper􀀘 jepang, cina, Malaysia, singapura dan uni emirat arab. Di benua amerika Indonesia memiliki
pelanggan di USA, meksiko, brazil dan Negara lainnya. Tiap tahun peningkatan komodi􀀘 ekspor terhadap tembakau miningkat sekitar 20% sedangkan
peningkatan terhadap pelanggan untuk ekspor meningkat sebesar 5 negara 􀀘ap tahunnya ( situs DISPERINDAG).




Indonesia sejak jaman kolonial telah terkenal sebagai penghasil tembakau, meski saat itu perusahaan dagang belanda yang menggerakkan.
Perusahaan belanda telah berkali kali menyebarkan tembakau terhadap rekanan ekspornya di dunia ekspor impor.
Bangsa belanda saat itu mampu menyuplai dana untuk pembelian beberapa infrastruktur pemerintahan belanda dan alat perang pada saat itu.
Di beberapa belahan dunia pada masa modern ini, tembakau tak selalu di jadikan sebagai rokok dan cerutu. Tembakau di gunakan sebagai pengkal virus
tanaman seper􀀘 insek􀀘sida, di gunakan sebagai peneli􀀘an penangkal virus ebola, di gunakan sebagai parfum di dunia fashion. Serta di gunakan sebagai
ornament dalamdunia arsitektur.






Dari penjelasan di atas, 􀀘ap Negara memiliki perlakuan dan pemanfaatan fungsi yang berbeda terhadap tembakau. Sebuah langkah besar dari pemerintah Indonesia yang mulai bangkit menyadarkan masyarakat bahwa tembakau dapat di jadikan sebagai pemasok dana Negara, salah satunya oleh UPT PSMB lembaga tembakau jember. Tembakau tak selalu berwujud akhir
menjadi rokok, Masih terdapat banyak manfaat yang belum tergali sampai saat ini. Berbagai pihak sedang mengembangkan pengetahuan tentang tembakau ini, seiring dengan pihak yang beranggapan tembakau adalah musuh dunia. Semoga berita dari belahan dunia lainnya dapat menginspirasi kita untuk menjaga apa yang ada di bumi Indonesia. Bagaimanapun tembakau adalah warisan leluhur kita yang keuinkannya tak di temui di Negara lain.
Tembakau adalah kita.


23 Mei 2016